WhatsApp Ada pertanyaan? Hubungi Kami
 
 
Kembali ke Halaman Inspirasi
Gambar Inspirasi
Eman Sulaiman, S.S.    24 Aug 2026

LIMA WANITA DAN SATU CINTA YANG MEMBESARKAN MANUSIA TERMULIA

❤ ... Sosok paling mulia ini hidupnya diwarnai kehilangan yang bertubi-tubi. Ayahnya wafat sebelum ia lahir. Ibu kandungnya berpulang saat usianya baru enam tahun.

Namun di tengah rangkaian kehilangan itu, Allah ﷻ menghadirkan lima perempuan berhati mulia yang bergantian menyusui, mengasuh, dan mencintainya seperti anak sendiri.

Merekalah lima "ibunda" Rasulullah ﷺ, yang membuktikan bahwa cinta seorang ibu, walau bukan ibu kandung, mampu membentuk manusia teragung dalam sejarah.

*01 – AMINAH BINTI WAHAB*

Dialah wanita terhormat dari Bani Zuhrah yang dipersunting Abdullah bin Abdul Muthalib. Namun, Abdullah wafat ketika Aminah tengah mengandung. Maka, Aminah pun melahirkan Muhammad ﷺ sebagai yatim.

Sesuai adat Quraisy, Aminah harus menyerahkan bayinya kepada wanita pedalaman untuk disusui, dan baru bisa berkumpul kembali dengan putranya ketika Muhammad ﷺ berusia lima tahun.

Namun kebersamaan kedua ini pun tidak berumur panjang. Dalam perjalanan ke Yatsrib, Aminah wafat di Abwa. Saat itu. Muhammad ﷺ kecil baru berusia enam tahun.

*02 – TSUWAIBAH AL-ASLAMIYAH*

Tsuwaibah adalah budak milik Abu Lahab. Ia mendapat kehormatan menyusui Rasulullah ﷺ selama beberapa hari sebelum kedatangan Halimah As-Sa'diyah.

Meski hanya menyusui dalam waktu singkat, jasa ini begitu membekas di hati Nabi ﷺ.

Sepanjang hidupnya, beliau senantiasa memuliakan Tsuwaibah, memanggilnya "Ibu", bahkan mengirimkan hadiah pakaian kepadanya setelah hijrah ke Madinah.

Khadijah bahkan pernah berusaha membeli dan memerdekakan Tsuwaibah dari Abu Lahab sebagai bentuk penghormatan, meski permintaan itu ditolak.

Tsuwaibah akhirnya merdeka bersamaan dengan peristiwa hijrah, dan wafat pada tahun ke-7 Hijriah.

*03 – BARAKAH BINTI TSA'LABAH*

Barakah binti Tsa'labah, yang lebih dikenal dengan Ummu Aiman, awalnya adalah budak Abdul Muthalib yang kemudian dihadiahkan kepada Abdullah.

Ketika Aminah wafat, Ummu Aiman mendapat wasiat untuk terus mendampingi Muhammad ﷺ kecil, bahkan ikut pindah bersamanya ke rumah Abu Thalib.

Kesetiaannya berbuah kemuliaan besar. Rasulullah ﷺ pernah bersabda, "Dia adalah bagian dari keluargaku. Ummu Aiman adalah ibundaku setelah ibundaku" (Ath-Thabaqat, 10:212).

Allah ﷻ mengaruniakannya usia panjang hingga wafat pada masa kekhalifahan Utsman bin Affan ra., menyaksikan hampir keseluruhan perjalanan hidup Nabi ﷺ.

Dari rahimnya pula lahir Usamah bin Zaid, sahabat yang mendapat julukan Al-Hubb ibn Al-Hubb, cinta putra cinta, karena besarnya kasih sayang Nabi ﷺ kepadanya.

*04 – HALIMAH AS-SA'DIYAH*

Halimah datang dari Bani Sa'ad di wilayah Tha'if untuk mencari bayi susuan di Mekkah, dan Allah ﷻ mentakdirkan Muhammad ﷺ menjadi anak asuhnya.

Keberkahan yang menyertai kehadiran bayi ini begitu nyata, ternaknya menghasilkan susu berlimpah, dan kebun-kebunnya tumbuh subur seperti tak pernah terjadi sebelumnya.

Di perkampungan Bani Sa'ad inilah terjadi peristiwa besar, ketika dua malaikat membelah dada Muhammad ﷺ kecil dan membasuh hatinya.

Setelah lima tahun mengasuh dengan penuh cinta, Halimah mengembalikan Muhammad ﷺ kepada Aminah dengan berat hati.

Nabi ﷺ tidak pernah melupakan jasanya. Beliau pernah menghadiahkan 40 ekor kambing dan unta ketika Halimah mengadukan kekeringan di kampungnya, sembari tetap memanggilnya "Ibu".

*05 – FATIMAH BINTI ASAD*

Fatimah binti Asad adalah istri Abu Thalib, paman yang mengasuh Muhammad ﷺ setelah wafatnya sang kakek. Ia adalah ibunda dari dua sahabat besar: Ja'far dan Ali bin Abi Thalib.

Perlakuannya kepada Muhammad ﷺ bahkan disebutkan melebihi perlakuannya terhadap anak-anak kandungnya sendiri, pengorbanan yang membuat Nabi ﷺ memanggilnya "Ibunda".

Kecintaan ini terbukti nyata ketika Fatimah wafat. Rasulullah ﷺ menangis, menyerahkan gamis terbaik miliknya sebagai kain kafan.

Bahkan, beliau berbaring lebih dahulu di liang lahad sebelum jenazahnya dimasukkan, sembari berucap, "Tiada seorang pun setelah Abu Thalib yang lebih baik kepadaku selain dia."

📚 … Disarikan dari *Biografi 35 Shahabiyah Nabi ﷺ* (Syaikh Mahmud Al-Mishri), *Muhammad ﷺ: Rahmat bagi Wanita* (Dr. Samiyah Menisi), *Bilik-Bilik Cinta Muhammad ﷺ* (Dr. Nizar Abazhah) dan lainnya.

7 Views
Kontak Kami
Jl. Cihanjuang No.34, Cihanjuang,
Kec. Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559
Whatsapp Center 1
+62 857-2194-2783
Whatsapp Center 2
+62 857-2213-5737
Email
pst.tasdiqulquran@gmail.com
Yayasan Tasdiqul Quran
7224887258
Follow Us
Pesantren Tasdiqul Quran